Getaran Gempa M 5,2 Gorontalo Dirasakan Cukup Kuat di Sulteng

Getaran gempa bumi kembali menggetarkan wilayah Sulawesi. Lebih jelasnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan satu gempa tektonik dengan magnitudo 5,2. Kemudian, episentrum gempa ini terletak di darat, tepatnya di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Lokasi dan Kedalaman Pusat Gempa
Getaran gempa tersebut, menurut data BMKG, terjadi pada hari Rabu sore. Selain itu, pusat gempa berada pada koordinat 0.74 Lintang Utara dan 122.30 Bujur Timur. Selanjutnya, gempa ini bersumber di kedalaman 10 kilometer. Oleh karena itu, gempa tergolong gempa dangkal yang berpotensi besar dirasakan kuat.
Getaran gempa dangkal itu lalu merambat ke berbagai wilayah. Akibatnya, guncangan terasa hingga ke provinsi tetangga, yaitu Sulawesi Tengah (Sulteng). Kemudian, laporan masyarakat dari BMKG menunjukkan, guncangan dirasakan cukup kuat di beberapa daerah.
Skala Getaran di Berbagai Wilayah
Getaran gempa tersebut memicu respons yang beragam. Sebagai contoh, di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, masyarakat merasakan guncangan dengan skala III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity). Dengan kata lain, getaran terasa cukup kuat sehingga benda-benda ringan di dalam rumah dapat bergoyang dan berdenting.
Selanjutnya, getaran juga menjalar ke wilayah Sulteng. Misalnya, di Kabupaten Buol dan Tolitoli, warga melaporkan getaran pada skala III MMI. Artinya, getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk berat yang melintas. Sementara itu, di daerah lain seperti Donggala, getaran dilaporkan lebih lemah, yaitu pada skala II MMI.
Respon Cepat dari BMKG dan Pemerintah
Getaran gempa ini langsung memicu respons cepat dari pihak berwenang. Setelah itu, BMKG segera mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menyatakan, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar atau patahan lokal. Selain itu, pihak BMKG juga menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Kemudian, pemerintah daerah setempat juga langsung bergerak. Mereka memantau kondisi infrastruktur vital dan permukiman penduduk. Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang signifikan. Namun demikian, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap gempa susulan.
Masyarakat Mengungkap Pengalaman Mereka
Getaran gempa yang terjadi sore hari itu tentu mengejutkan banyak warga. Seorang warga Gorontalo, misalnya, menceritakan pengalamannya. “Lampu gantung di rumah saya bergoyang cukup kencang selama beberapa detik,” ujarnya. Kemudian, dia dan keluarganya langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Di sisi lain, seorang warga di Buol, Sulteng, juga membagikan kisah serupa. “Saya sedang duduk di teras, tiba-tiba kursi terasa bergoyang. Awalnya saya pikir pusing, tetapi ternyata tetangga juga merasakan hal yang sama,” tuturnya. Oleh karena itu, kejadian ini mengingatkan semua pihak tentang pentingnya kesiapsiagaan.
Memahami Aktivitas Getaran Gempa di Sulawesi
Getaran gempa di wilayah Sulawesi memang bukan hal yang asing. Sebenarnya, pulau ini terletak pada pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif. Selain itu, banyaknya sesar aktif juga menjadi pemicu gempa bumi yang kerap terjadi. Maka dari itu, masyarakat harus selalu meningkatkan pemahaman tentang mitigasi bencana.
Getaran gempa hari ini kembali menegaskan hal itu. Para ahli geologi terus mempelajari pola aktivitas sesar di daerah ini. Tujuannya, untuk memberikan peringatan dini yang lebih akurat kepada masyarakat. Selanjutnya, informasi dari Getaran Gempa dan ilmu kebumian sangat penting untuk dipelajari.
Kesiapsiagaan Menjadi Kunci Utama
Getaran gempa M 5,2 ini memberikan pelajaran berharga. Pertama, masyarakat harus memahami langkah evakuasi sederhana. Kemudian, setiap keluarga perlu menyiapkan tas siaga bencana. Selain itu, pengetahuan tentang titik kumpul yang aman juga sangat vital.
Selanjutnya, pemerintah daerah harus menggencarkan sosialisasi. Mereka perlu memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memahami risiko dan cara menyelamatkan diri. Dengan demikian, dampak dari gempa bumi di masa depan dapat kita tekan seminimal mungkin. Informasi lebih lanjut tentang mitigasi juga tersedia di berbagai sumber, termasuk Getaran Gempa dan portal edukasi bencana.
Kesimpulan dan Imbauan
Getaran gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 di Gorontalo hari ini berhasil kita lewati tanpa korban jiwa. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kita tinggal di wilayah rawan gempa. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tidak boleh kita kendurkan.
Kemudian, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Mereka juga meminta masyarakat hanya mengikuti informasi dari sumber resmi. Terakhir, selalu perbarui pengetahuan tentang cara selamat saat gempa terjadi. Dengan begitu, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari bahaya yang mungkin datang tiba-tiba.
Baca Juga:
Waspada! Kota-Kota Besar Berpotensi Diguyur Hujan
