BMKG Prediksi Curah Hujan 80% di Sulteng, Polda Siapkan Operasi Lilin & Soroti Jalur Trans Donggala yang Rawan

Peringatan Dini dari BMKG
BMKG Prediksi potensi curah hujan dengan intensitas lebat akan mencapai 80 persen di wilayah Sulawesi Tengah dalam beberapa hari ke depan. Lebih lanjut, prakirawan menyebutkan, fenomena ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, BMKG juga menekankan pentingnya memantau informasi cuaca secara berkala.
Antisipasi Tuntas dari Kepolisian
Menanggapi peringatan ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah langsung menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Sebagai contoh, mereka akan menggelar Operasi Lilin 2024 secara maksimal. Operasi ini secara khusus bertujuan mengamankan arus mudik dan arus balik masyarakat. Selanjutnya, personel kepolisian akan memperkuat pengawasan di seluruh titik rawan.
Kemudian, Kapolda Sulteng menegaskan kesiapan seluruh jajarannya. “Kami sudah menyiagakan semua personel dan peralatan pendukung,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi intensif dengan dinas terkait dan BPBD. Dengan demikian, penanganan darurat dapat berjalan cepat jika diperlukan.
Fokus pada Jalur Trans Donggala
Secara terpisah, Polda Sulteng menyoroti kondisi Jalur Trans Donggala. Pasalnya, ruas jalan ini memiliki kerentanan tinggi terhadap longsor dan banjir bandang saat hujan deras. Lebih detail, beberapa titik khususnya di daerah perbukitan memiliki struktur tanah yang labil. Akibatnya, arus lalu lintas seringkali terputus saat musim hujan tiba.
Oleh karena itu, pihak kepolisian akan menempatkan pos pengamatan khusus di sepanjang jalur tersebut. Selanjutnya, mereka akan melakukan patroli rutin untuk memantau kondisi jalan dan lereng. Selain itu, petugas juga akan menyiapkan alternatif pengalihan arus lalu lintas. Dengan kata lain, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.
Imbauan Tegas untuk Pengendara
Kepolisian lalu mengeluarkan imbauan tegas kepada para pengendara. Pertama, mereka meminta masyarakat menunda perjalanan jika hujan sangat lebat. Kedua, pengendara wajib memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian. Selanjutnya, pengemudi harus ekstra hati-hati saat melintasi Jalur Trans Donggala. Terlebih lagi, mereka harus selalu menaati rambu-rambu peringatan yang terpasang.
Di sisi lain, warga yang tinggal di daerah rawan longsor juga mendapat perhatian. Misalnya, mereka diimbau untuk segera mengungsi jika curah hujan sudah sangat tinggi. Selain itu, masyarakat harus mengenali tanda-tanda awal tanah bergerak. Dengan demikian, korban jiwa dapat dihindari.
Kolaborasi Multi Pihak
Penanganan situasi ini jelas membutuhkan kolaborasi solid. Sebagai ilustrasi, BMKG akan terus memperbarui informasi cuaca secara real-time. Sementara itu, Polda akan fokus pada pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Kemudian, BPBD dan dinas PUPR akan siaga untuk penanganan darurat dan pembersihan material longsor.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengaktifkan posko-posko siaga bencana. Tujuannya, untuk memastikan koordinasi berjalan lancar. Selanjutnya, relawan dari berbagai organisasi juga sudah menyatakan kesiapannya. Akhirnya, sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir dampak yang mungkin timbul.
Kesiapan Infrastruktur Penunjang
Pemerintah Provinsi Sulteng turut mempercepat pengecekan infrastruktur penunjang. Misalnya, mereka memastikan sistem peringatan dini banjir dan longsor berfungsi optimal. Kemudian, alat berat juga sudah disiagakan di titik-titik strategis. Selain itu, pasokan logistik untuk posko pengungsian juga mulai dipersiapkan. Dengan kata lain, semua kemungkinan terburuk sudah diantisipasi sejak dini.
BMKG Prediksi menjadi landasan utama semua langkah kesiapsiagaan ini. Selanjutnya, semua pihak berkomitmen untuk bekerja tanpa henti. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat turut serta dengan mematuhi semua imbauan. Terakhir, kewaspadaan kolektif menjadi kunci menghadapi ancaman cuaca ekstrem ini.
Untuk informasi cuaca yang lebih detail dan terupdate, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG Sulawesi Tengah atau menghubungi posko terdekat. Selain itu, informasi lalu lintas juga dapat diperoleh melalui akun media sosial Polda Sulteng.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Sulawesi Tengah: Analisis & Info Terkini
